Lingkarsemarang.com

Pamerkan Piala Paralegal Justice Award, Kirab Budaya Desa Sraten Semarang Berlangsung Meriah

SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang memamerkan penghargaan Paralegal Justice Award pada Kirab Budaya Desa Sraten, Minggu, 3 September 2023. Penghargaan berupa piala tersebut diarak mengelilingi desa.

Kepala Desa Sraten, Rokhmad mengatakan kirab budaya itu digelar juga dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI.

“Jadi kirab ini selain untuk memeriahkan HUT RI, kami juga menggelarnya karena merupakan bentuk syukur kami karena Desa Sraten mampu memenangkan Paralegal Justice Award 2023 ini, yang kami wujudkan dalam bentuk kirab budaya Desa Sraten,” katanya.

Diketahui, Paralegal Justice Award adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada kepala desa atau lurah. Kegiatan ini digelar Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa Paralegal Justice Award 2023 diikuti sebanyak 1.500 kepala desa dari seluruh Indonesia. Kemudian disaring kembali menjadi 300 peserta yang lolos.

“Jadi penghargaan itu diikuti sebanyak 1.500 pendaftar kepala desa dari berbagai wilayah di Indonesia, kemudian disaring lagi menjadi 300 peserta. Kami dari Desa Sraten dan Desa Rembes di Kecamatan Susukan dari Kabupaten Semarang yang mampu memenangkannya bersama 150 peserta lain dari berbagai wilayah di Indonesia,” paparnya.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, pihaknya telah menerapkan pembinaan ke masyarakat, yakni dengan membuat RT Sadar Hukum.

“Saya membuat sebuah RT unggulan dengan nama RT Sadar Hukum, di mana seluruh warganya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa harus sadar dan taat, serta bisa memberikan pengertian kepada keluarganya soal sadar hukum,” jelasnya.

Desa Sraten sendiri memiliki total 7 RT dengan jumlah penduduk sekitar 5.000-an lebih. Sementara, RT yang dibuat percontohan adalah RT 1 RW 5.

 “Pemenangan award kita ini dapat tercapai dengan melibat semua unsur, dengan pembinaan dari desa ke karang taruna dan kami beri pembinaan di semua unsur lapisan masyarakat di Desa Sraten ini. Sedangkan untuk prosesnya cukup lancar semuanya, hingga akhirnya kami dapat memenangkan penghargaan tersebut,” imbuh Rokhmad. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version